entah mengapa cinta yang kurasakan begitu menyakitkan, sangat menyakitkan
terkadang kau datang dan terkadang kau tinggal aku sendirian dengan sebuah tanda tanya kemana engkau pergi? kau membiarkan ku menunggu dan mengais-ngais waktu yang semakin kau ulur itu. sampai kapan aku harus seperti ini. tidak dapat mencegah disaat kamu pergi. tidak dapat mencegahmu mencintai orang lain.
apa aku dosa mencintaimu, apa aku telah salah mencintaimu, apa aku tak pantas utuk mencintaimu, apa apa apa dan apa lagi
kenyataan membuatku termakan oleh tangisan kesendirian ini.
be... ribu-ribu aku mencoba melupakanmu, namun rasa itu kembali lagi dan kembali lagi. seakan akan rasa itu tak mau pergi dari perasaan ku. lebih tepatnya aku mencegahnya untuk pergi.
malam itu aku memikirkanmu dan aku melihat kamu asik bersapa di grup sosial media. aku memberanikan diri menyapa melalui personal chat.namun sama tak ada respon tak ada jawaban. apa kamu terlalu sibuk dengan duniamu sampai sebuah sapan itu dihiraukan olehmu. sakitttttt terabaikan
mungkin engkau satu satunya, inilah akhirnya harus ku akhiri sebelum cinta ini semakin dalam. harus aku akhiri semuanya dan semuanya tentangmu. maafkanlah aku bila aku bungkam kepadamu. walau aku masih mencintaimu tapi aku harus meninggalkanmu melupakanmu. meski hatiku masih menyangimu naruni ku masih membutuhkan aku harus mengiklaskanmu
aku seperti kehilangan arah, tak ada yang kuharapkan, tak ada timeline yang harus aku liat sebelum tidur, tak ada tulisan tulisan dibuku diary ku, sampai sini saja.
aku takut aku lebih kesakitan.
Fighting !!
BalasHapus